Ada satu dokumen yang hingga kini masih menjadi misteri terbesar dalam sejarah Indonesia: Supersemar, atau Surat Perintah Sebelas Maret 1966. Dokumen ini bukan sekadar selembar surat — ia menjadi penanda peralihan kekuasaan dari Presiden Soekarno ke Jenderal Soeharto. Apakah surat ini benar-benar sebuah mandat terbatas, atau jalan pintas yang membuka pintu bagi lahirnya Orde Baru?
Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan
Rabu, 01 Oktober 2025
Senin, 17 Desember 2018
Pengalaman Volunteer Kongres Kebudayaan Indonesia 2018 (Part III)
Kembali lagi bersama gue yang nampaknya mulai mager buat nulis blog, tapi buat pembaca blog yang budiman sekalian, apa sih yang nggak buat kalian... Gue akan menceritakan perjalanan hari kedua event Kongres Kebudayaan Indonesia 2018. Setelah di dua postingan sebelumnya, gue menceritakan masa-masa awal bertugas, sekarang mulai memasuki bagian yang cukup seru (nampaknya). Here we go...
Minggu, 16 Desember 2018
Pengalaman Volunteer Kongres Kebudayaan Indonesia 2018 (Part II)
Setelah pada postingan sebelumnya, gue menceritakan perjalanan awal gue menjadi volunteer Kongres Kebudayaan Indonesia 2018, dimulai dari registrasi, 2 hari pelatihan di Galeri Nasional Indonesia hingga check-in pertama di Aryaduta Suite Semanggi, akomodasi bagi volunteer KKI 2018, kali ini gue akan menceritakan pengalaman saat bertugas di KKI 2018 sebagai bagian dari Divisi Area.
Jumat, 14 Desember 2018
Pengalaman Volunteer Kongres Kebudayaan Indonesia 2018 (Part I)
Bonjour... kembali lagi bersama gue yang pada kesempatan kali ini akan menceritakan pengalaman gue menjadi volunteer di Kongres Kebudayaan Indonesia 2018. Buat kalian yang mungkin belum tahu, Kongres Kebudayaan Indonesia merupakan acara yang diadakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia setiap 5 tahun sekali. Tahun 2018 menjadi tahun yang spesial bagi KKI 2018 karena pada tahun ini, KKI memasuki usianya yang ke-100 TAHUN alias SATU ABAD... WOOOOOWWW... EMEJING RIGHT.. Acara KKI 2018 tahun ini diselenggarakan selama 5 hari dari tanggal 5-9 Desember 2018.
Kamis, 20 September 2018
My Journey: Volunteer Asian Games 2018 (Part 2)
Setelah di Part 1 gue menceritakan pengalaman gue saat awal-awal terpilih menjadi volunteer, sampai dengan 2 kali training (NOR dan GT), sekarang gue akan menceritakan perjalanan gue selanjutnya. Setelah gue mengikuti GT di Universitas Muhammadiyah Jakarta, gue pun menunggu surat cinta berikutnya dari INASGOC. Dua bulan lamanya gue menunggu, sampai gue pun harus bolak-balik mencari informasi sendiri di media sosial. Saat itu, di IG official Asian Games tengah rame kabar adanya beberapa departemen yang sudah memulai Job Spesific Training (JST), training ke-3 yang harus dan wajib gue ikuti. Mendapat kabar itu, gue pun langsung kalang kabut. Gue khawatir kalo telat dapet info dan akhirnya gue kelewatan JST, otomatis gue pun melalaikan 1 training yang artinya gue bakal sulit untuk melanjutkan kerja gue sebagai volunteer.
Rabu, 12 September 2018
My Journey: Volunteer Asian Games 2018 (Part 1)
Setelah dua bulan purnama terlewati, tiga kali puasa, tiga kali lebaran sampai-sampai Bang Toyip yang tadinya pengen pulang gak jadi pulang, akhirnya gue kembali menulis di blog ini. Bukan gak mau nulis, tapi gue lebih banyak saat ini berfokus menjadi editor di Wikipedia Bahasa Indonesia. So, gue lebih aktif nulis-nulis artikel di sana ketimbang ngurusin blog ini. For all my readers, please accept my sincere apologies for that...
Rabu, 22 Agustus 2018
Penghargaan Televisi Indonesia: Menghargai Karya Berkualitas
Hari ini (22/8) salah satu stasiun TV di Indonesia meluncurkan satu ajang penghargaan bagi insan pertelevisian Indonesia yakni Indonesian Television Awards. Ajang penghargaan ini disebutkan sebagai ajang penghargaan terbesar dan diberikan bagi program, insan pertelevisian serta penyanyi terpopuler berdasarkan pilihan pemirsa TV. Uniknya, TV yang meluncurkan ajang ini di waktu yang hampir berdekatan juga akan menjadi tv penyiar bagi satu ajang penghargaan yang sudah dikenal sejak lama dalam urusan pertelevisian yaitu Panasonic Gobel Awards.
![]() |
| Panasonic Gobel Awards |
Dilihat dari situs resminya, nominasi yang ditawarkan oleh Indonesian Television Awards seakan mewakili tontonan masyarakat dibagi berdasarkan tiap segmen waktu (jam pagi, siang, prime time) walaupun mayoritas kategori di nominasi tadi ada saja terselip program TV yang mengagas acara ini (meski menurut penulis ada acara lain yang lebih diingat ketimbang program dari TV tersebut). Penulis mencoba membedah program TV yang saat ini tayang dengan segmen waktu yang diadopsi ajang Indonesian Television Awards tersebut.
SEGMEN WAKTU TAYANG
Dari pagi, acara TV biasanya didominasi lebih dulu oleh program religi seperti program Mamah dan Aa (Indosiar), Islam itu Indah (Trans TV) dan Makna dan Peristiwa (TVOne) atau program gosip seperti Go Spot (RCTI) atau Insert Pagi (Trans TV). Namun tak jarang, banyak pula pemirsa dari kalangan menengah cenderung menonton program yang sifatnya memberi tambahan informasi umum seperti Pagi-Pagi (NET.) atau Apa Kabar Indonesia Pagi (TVOne). Penulis sangat tidak melirik program musik, terutama program yang memang lebih banyak memberi porsi untuk guyon ketimbang musiknya. Namun tetap saja ada beberapa kalangan yang masih menyukai program jenis ini.
| Cuplikan Program Apa Kabar Indonesia Pagi (TVOne) |
Memasuki waktu siang, acara TV lebih dominan diisi oleh acara semacam FTV (SCTV) atau program gaya hidup. Waktu siang mungkin bisa dikatakan sebagai waktu paling tidak favorit bagi masyarakat, karena banyak program yang terkesan membosankan sehingga publik tidak banyak fokus pada televisi. Selain itu, banyaknya masyarakat yang beraktivitas di waktu siang membuat mereka tak banyak dapat menonton televisi.
Di malam hari menjadi hal sebaliknya. Waktu malam bisa disebut sebagai jam "prime time" karena banyaknya pemirsa yang melihat televisi, setelah seharian beraktivitas. Di waktu ini, program TV diisi oleh program talkshow informasi seperti Hitam Putih (Trans 7), Mata Najwa (Metro TV), Apa Kabar Indonesia Malam (TVOne) dan Indonesia Lawyers Club (TVOne). Selain itu, ada pula program hiburan baik berupa kuis seperti Super Family 100 (ANTV), lawakan seperti Stand Up Comedy (Indosiar) atau kontes menyanyi seperti Dangdut Academy dan Golden Memories (Indosiar).
![]() |
| Cuplikan Program Mata Najwa (Trans7) |
Waktu malam juga menjadi waktu favorit bagi ibu-ibu untuk menonton SINETRON. Dua TV unggulan RCTI dan SCTV menjadi yang terdepan menghadirkan sinetron ke layar kaca. Sebut saja Tukang Bubur Naik Haji dan Tukang Ojek Pengkolan (RCTI) serta Surga yang Kedua dan Mermaid In Love (SCTV) yang selalu menjadi tontonan wajib di tiap rumah. Belum lagi MNCTV dengan sinetron Senandung dan Centini-nya.
MELIRIK PROGRAM BERKUALITAS
Memang tanpa disadari, masyarakat disuguhkan dengan program yang di satu sisi menarik namun jauh dari segi kualitas. Sebut saja sinetron tertentu yang lebih mengedepankan cinta-cintaan anak remaja maupun sinetron yang sampai sekarang belum tamat-tamat walau pemeran utamanya sudah tidak ada di sinetron itu. Ada pula program musik yang sangat jauh kualitasnya bila dibandingkan dengan program musik terdahulu seperti MTV Ampuh (Global TV) atau By Request (SCTV) yang sangat fokus pada apresiasi musik karya Indonesia.
![]() |
| Cuplikan Program MTV Ampuh, menampilkan VJ Daniel Mananta dan Dewi Sandra |
Penulis juga mencatat beberapa program yang sarat akan kontaminasi politik sehingga tidak hanya rendah dalam segi kualitas namun juga berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Dua stasiun TV yang saling berseberangan dalam segi politik (Metro TV dan TVOne) tak jarang menyuguhkan program yang memberi pandangan berbeda terhadap satu figur politik.
Di sisi lain, ada pula program yang sebenarnya dari segi kualitas sangat baik namun terlihat hanya menyasar pada satu segmen kalangan saja seperti program NET. yang sangat baik dalam segi konten, namun lebih fokus pada kalangan muda seperti tayangan The Remix dan Celebrity Lipsync Combat. Kurangnya program anak-anak dan kalangan tua membuat NET. hanya menjadi tontonan sesaat (karena biasanya orang tua yang memegang remote TV).
Penulis mengapresiasi beberapa tayangan yang berkualitas namun bisa menjadi tontonan bagi semua kalangan, seperti Hitam Putih (Trans 7) dan Kick Andy (Metro TV) yang kerap menghadirkan tokoh-tokoh inspiratif yang tidak saja menghibur namun juga mengedukasi dan menginspirasi pemirsanya.
BAGAIMANA PENILAIAN PENGHARGAAN SEHARUSNYA?
Indonesia memiliki satu badan yang mengatur regulasi penyiaran di negeri ini yaitu Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), yang kerap memberi teguran bagi stasiun TV yang dianggap membandel dari peraturan yang sudah ditetapkan. KPI sesungguhnya memiliki satu ajang penghargaan yang diberikan bagi program berkualitas, yaitu Anugerah KPI. Beberapa tahun tidak terdengar, barulah pada tahun 2015 anugerah ini dikenal karena ditayangkan oleh NET. Penulis memuji sistem penilaian ajang ini karena pemenang dipilih dari satu tim penjurian yang dibentuk KPI, hanya saja penulis menyayangkan ada beberapa program yang menurut penulis "ada yang lebih pantas untuk menang" ketimbang pemenang yang terpilih..
Menurut penulis, sudah semestinya penilaian penghargaan yang melibatkan program TV turut pula menyertakan KPI didalamnya. Setidaknya KPI dapat memberi saran terkait program yang dinominasikan apakah layak atau tidak. Memang menjadi satu dilema, di satu sisi ada program yang disukai banyak masyarakat namun faktanya ia sering mendapat teguran KPI. Namun karena sistem penentuan nominee adalah berdasarkan survey pemirsa maka tak salah pula bila muncul program-program favorit walau rendah kualitas.
Rabu, 11 April 2018
ILC Rocky Gerung: Fiksi dan Aktivasi Imajinasi dalam Interpretasi Dalil Kitab Suci
Kemarin malam, penulis menyaksikan satu diskusi (mungkin lebih tepatnya debat kusir) dalam program Indonesian Lawyers Club (ILC) bertajuk Jokowi-Prabowo Berbalas Pantun. Penulis sebagai penonton setia program ini, yang menurut penulis adalah satu-satunya forum diskusi berbobot yang penulis akui memberi banyak pengetahuan akan berbagai hal, termasuk politik, ekonomi, sosial dan hukum (penulis hanya seorang Sarjana Kimia)
Minggu, 11 Maret 2018
Puteri Indonesia 2018: Makin Downgrade dan Penuh Kontroversi
Gelaran Puteri Indonesia 2018 telah selesai dilakukan, dengan Sonia Fergina dari Bangka Belitung terpilih sebagai Puteri Indonesia dan berhak mewakili Indonesia di kontes ratu sejagad, Miss Universe 2018. Namun, sama seperti tahun sebelumnya, tahun ini Puteri Indonesia diwarnai dengan sejumlah kontroversi yang menyertainya. Penulis yang tidak mau menyebut diri sebagai Maniac Pageant, hanya sebagai pengamat saja, menyaksikan acara ini sejak awal hingga akhir. Benar saja, semakin malam acara yang seharusnya berlangsung teratur malah menjadi awut-awutan. Penulis mencatat sejumlah kontroversi yang akan dijabarkan berikut.
Minggu, 06 Agustus 2017
Bahaya Narkoba bagi Remaja
Penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang di kalangan generasi muda dewasa ini kian meningkat Maraknya penyimpangan perilaku generasi muda tersebut, dapat membahayakan keberlangsungan hidup bangsa ini di kemudian hari. Karena pemuda sebagai generasi yang diharapkan menjadi penerus bangsa, semakin hari semakin rapuh digerogoti zat-zat adiktif penghancur syaraf. Sehingga pemuda tersebut tidak dapat berpikir jernih. Akibatnya, generasi harapan bangsa yang tangguh dan cerdas hanya akan tinggal kenangan.
Kamis, 03 Agustus 2017
Hijrah Hary Tanoe dari Prabowo ke Jokowi: Pilihan Hati atau Desakan Luar
Setelah beberapa hari publik ramai memperbincangkan Presidential Treshold 20% yang disahkan oleh anggota parlemen dari partai "pendukung pemerintah" dan dipimpin oleh Ketua DPR Setya Novanto yang saat itu tengah tersandung kasus megakorupsi E-KTP hingga pertemuan dua tokoh besar, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono di Cikeas, kali ini ramai diberitakan mengenai rencana Partai Perindo yang diketuai pebisnis Hary Tanoe untuk mendukung Jokowi dalam pilpres 2019 mendatang.[1][2]
Rabu, 12 Juli 2017
Miss World: Olimpiade Kecantikan, Diikuti Ratusan Negara Dunia
Beberapa bulan lagi Miss World, salah satu kontes kecantikan internasional terbesar dan tertua di dunia akan kembali menobatkan putri barunya pada bulan November 2017 mendatang di kota Sanya, Tiongkok, sebuah kota yang untuk kesekian kalinya menjadi tuan rumah kontes ratu sejagat ini.[1]
Jumat, 19 Agustus 2016
Tahukah Anda: 10 Fakta Seputar Proklamasi Republik Indonesia
Tidak terasa tepat tanggal 17 Agustus 2016 kemarin, Bangsa Indonesia memperingati 71 tahun proklamasi kemerdekaan Indonesia. Dengan slogan "Indonesia Kerja Nyata" sebagaimana jargon yang didengungkan Presiden RI, Joko Widodo "kerja..kerja..kerja", diharapkan di usia Indonesia yang ke-71 tahun masyarakat Indonesia bisa memberi kerja nyata yang berguna bagi meningkatnya kesejahteraan Indonesia di berbagai sektor.
Kamis, 02 Juni 2016
Azuraa Vio: Wakil Tuan Rumah yang Tertinggal
Beberapa hari terakhir, pageant lovers (PL) di berbagai media sosial ramai memperbincangkan wakil Indonesia di ajang Miss Southeast Asian 2016, Azuraa Vio. Dokter muda kelahiran Riau, yang secara kebetulan adalah tuan rumah dari ajang tersebut, menghadirkan sejumlah kontroversi di tengah keikutsertaannya sebagai wakil tuan rumah di ajang tersebut.
![]() |
| Azuraa Vio, dokter muda asal Riau yang menjadi wakil Indonesia di Miss Southeast Asian 2016 (sumber: Facebook DPIdaMU) |
Selasa, 03 September 2013
Pro Kontra Miss World 2013 (Part 2)
Saat ini Indonesia mulai menyambut delegasi peserta Miss World 2013 yang mulai berdatangan ke Pulau Bali, tempat acara pembukaan Miss World 2013 di Indonesia, dimana para kontestan akan menghabiskan beberapa minggu disana. Kontestan nampak begitu nyaman disana, tanpa mengetahui (atau mungkin telah mengetahui namun tetap tenang) bahwa di Ibukota Jakarta dan sejumlah daerah lain, sejumlah organisasi keagamaan terus melakukan aksi penentangan terhadap kontes ini diselenggarakan di Indonesia.
Senin, 19 Agustus 2013
Pro Kontra Miss World 2013 Indonesia
Miss World, sebuah ajang kecantikan terbesar dan tertua di dunia akan menyelenggarakan kontesnya yang ke-64 di Indonesia untuk pertama kalinya pada 3-28 September 2013 mendatang. Tiga provinsi akan menjadi saksi perhelatan akbar ini yakni Bali (Opening ceremony dan fast track events), DKI Jakarta (karantina) dan Jawa Barat (Live events dan Closing ceremony-penobatan).
Indonesia sebagai negara besar dengan berbagai keindahan alam dan budaya tentu merasa tertarik dengan penyelenggaraan event ini, namun pro kontra silih berganti hadir mengiringi perjalanan kontes ini menuju hari penyelenggaraanya.
KONTROVERSI, HALANGAN DAN SINDIRAN?
Kontroversi hadir ketika sejumlah organisasi masyarakat (Ormas) keagamaan yang menentang penyelenggaraan Miss World sebagai ajang eksploitasi wanita melalui pergelaran bikini. Hal ini pun diselesaikan melalui kesepakatan penyelenggara yang menyetujui untuk tidak mengenakan bikini dan diganti dengan sarung bali yang jauh lebih tertutup.
Kontroversi pun kembali hadir atas keputusan penggunaan sarung bali yang dianggap mengurangi nilai kontes di mata dunia. Taipan Amerika Serikat yang juga co-owner Miss Universe, Donald Trump melalui sebuah wawancara di jaringan televisi FOX, menilai keputusan ini sebagai sesuatu yang "membanggakan" bagi dirinya (sambil menyindir) dan menilai akan dapat menurunkan rating kontes tersebut (dan berdampak baik bagi kontesnya-Miss Universe). Ia pun lebih memilih untuk memindahkan kontes ke tempat lain yang "lebih terbuka" jika ia jadi penyelenggaranya, dengan menyebut 18 negara telah mengajukan diri sebagai lokasi Miss Universe. (Sumber: http://www.globalbeauties.com/blog/2013/06/donald-trump-talks-about-miss-world-bikini-decision/)
Namun pernyataan Donald Trump pun seolah dibantahkan dengan kontestan yang terus berdatangan dan menyatakan ikut berpartisipasi. Sampai artikel ini dibuat, sudah 137 negara yang mengkonfirmasikan ikut di kontes Miss World 2013-Indonesia, dengan sejumlah negara yang memulai debutnya seperti Kamerun, Kosovo, Guinea, Guinea-Bissau dan Uzbekistan. Serta negara yang menyatakan kembali ke kontes setelah vakum seperti Samoa, Kep. Virgin Britania Raya, Tunisia, Dominika, Cina Taipei dan lainnya. Hal ini pun menandakan sikap positif yang ditunjukan dunia bahwa penggunaan Sarung Bali justru memberi nilai plus dimata mereka.
KEUNTUNGAN LANGSUNG DAN TAK LANGSUNG KONTES INI?
Lalu apa keuntungan yang bisa didapat dari Kontes ini di ajang ini? Seperti disebut diatas bahwa 137 negara akan ikut berpartisipasi di ajang ini, tentunya hal ini bisa menjadi suatu perkenalan bahwa Indonesia memiliki keragaman yang unik dari segi budaya, bahasa, keunikan alam hayati dan sosial masyarakat. Selain itu kontes Miss World 2013-Indonesia juga akan mendapat sorotan media Internasional. Tak kurang dari 140 negara akan menyiarkan kontes ini di layar televisi mereka dan diperkirakan 3 miliar masyarakat dunia menyaksikan kontes secara langsung melalui televisi.
Belum lagi sejumlah media, license holder tiap partisipan dan pendukung partisipan tiap negara yang hadir untuk menyaksikan langsung di Indonesia, memberi dampak positif bagi berbagai sektor seperti ekonomi, bisnis hotel/penginapan, travel agent, kuliner, wisata, fashion, serta industri kreatif (UKM) seperti cinderamata/souvenir khas Indonesia. Hal ini tentunya akan memberikan nafas baru bagi pertumbuhan positif bangsa ini.
Selain itu, penyelenggaraan tahun ini begitu berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena pembiayaan acara yang tahun ini sepenuhnya dibiayai oleh pihak swasta dalam hal ini MNC Grup-RCTI. Berbeda dengan tahun tahun sebelumnya dimana pemerintah setempatlah yang membiayai penyelenggaraan kontes ini. (Sumber: http://www.tabloidbintang.com/film-tv-musik/kabar/70999-penyelenggaraan-miss-world-2013-di-indonesia-telan-biaya-rp-120-milyar.html)
Merupakan sebuah hal yang patut disadari bahwa pemerintah Indonesia tidak mengeluarkan biaya apapun untuk penyelenggaraan kontes ini, yang mungkin bisa mencapai milyaran rupiah, karena sepenuhnya dibiayai swasta. Namun income effect (pemasukan) atas kontes ini yang bisa masuk ke kantong pemerintah Indonesia bisa jadi sebanding dengan nilai tersebut, WOW..
WAKIL INDONESIA DI MISS WORLD: TAK PANDANG FISIK TAPI HATI
Sudah 9 kali Indonesia mewakilkan diri di ajang Miss World sejak pertama kali tahun 1982 oleh Andi Botenri (Sulawesi), lalu 1983, dan 2005 hingga sekarang. Pada awalnya sejumlah wakil Indonesia pun datang ke ajang Miss World tanpa persiapan apapun, bahkan tanpa adanya pemilihan yang ketat layaknya saat ini melalui Miss Indonesia. Namun, sejumlah wakil Indonesia mengakui bahwa kontes Miss World memberi dampak postif karena tidak sekedar mementngkan fisik namun juga hati melalui program Beauty With a Purpose, yang memberi perhatian pada sisi sosial kemanusiaan kontestan.
Hal ini sempat di utarakan wakil Indonesia di Miss World 1983 yang juga diva Indonesia Titi Dwi Jayati (Titi DJ) saat ikut ajang ini di London, Inggris. Ia yang sempat dikejar media karena keikutsertaannya yang sempat membuat marah Ibu Negara saat itu, Ibu Tien Suharto pun mengutarakan bahwa kontes Miss World merupakan kontes yang positif dan tidak seperti apa yang diutarakan media bahwa kontes tersebut hanya sekedar "pamer aurat". (Sumber: http://permaz.comoj.com/?Romantika_Hidup_%26_Cinta_Titi_Dj_Aku)
Ini pun dibuktikan pula dengan keberhasilan Indonesia meraih 15 besar Miss World tahun 2011 dan 2012 berkat kemenangan wakil Indonesia di Beauty with a Purpose. Hal ini berkat dedikasi Miss Indonesia dalam sejumlah kegiatan sosial yang terbukti akan menyita perhatian juri dan mempengarui penilaian juri. Selain itu terkenalnya wakil Indonesia yang tidak mau memakai bikini dan unggul dalam kebolehan bakat lainnya seperti menyanyi menjadi nilai tambah dan menunjukkan kepada juri dan dunia bahwa wakil Indonesia tidak hanya bermodal tampilan fisik, namun memiliki kehebatan bakat dan kepekaan sosial.
BAGAIMANA SELANJUTNYA?
Melalui pemaparan pro kontra diatas tentunya memberi sedikit gambaran mengenai ajang Miss World ini. Adanya rencana menggugat kontes bahkan rencana untuk menggagalkan kontes Miss World di Indonesia ini oleh segelintir orang/ormas sudah tentu berdampak pada "menggagalkan" berbagai keuntungan strategis yang akan didapat bangsa ini. terlebih pemerintah yang tak keluar dana besar bagi acara ini namun mendapat pemasukan yang sangat besar dari efek kontes ini, maka sudah tidak ada alasan bagi mereka yang ingin menghalangi masuknya keuntungan bagi masyarakat Indonesia dengan hadirnya kontes Miss World 2013 di Indonesia.
Kita
harus bersikap bijak sebagai masyarakat Indonesia yang dikenal ramah tamah, murah senyum dan
kaya akan budaya, terlebih sebagai umat beragama yang tidak
mengajarkan kekerasan yang mengintimidasi. Maka dari itu, mari kita siapkan senyum terbaik kita sebagai masyarakat Indonesia dalam menyambut para duta dari 137 Negara yang hadir di Indonesia dalam kemeriahan kontes ini.
Senin, 03 September 2012
Kevin Julio & Stefan William: Data dan Fakta
Dua pemain sinetron "Arti Sahabat" di Indosiar yang menarik perhatian kalangan remaja wanita di Indonesia adalah Kevin Julio dan Stefan William. Gw mencoba meringkas biodata kedua artis ini.
Sabtu, 14 Juli 2012
Berbagai istilah makanan dan minuman dalam MOS
Hari Senin esok, 16 Juli 2012 siswa/i sekolah akan memasuki masa perkenalan dirinya dengan sekolah yang dikenal dengan Masa Orientasi Siswa. Tak hanya dengan sekolah, tapi juga dengan guru-guru, staff sekolah, hingga OSIS sekolah mereka. tak jarang OSIS memberikan tantangan/tugas wajib untuk membawa sejumlah makanan atau minuman dengan nama-nama yang terdengar aneh.
Sabtu, 26 Mei 2012
Pengumuman UN Kota Bekasi - SMAN 13 Bekasi - XII IPS
Berikut ini adalah nama-nama siswa/i XII IPS yang lulus, diurut berdasar kelas dan abjad nama:
XII IPS 1
SUMBER: RADAR BEKASI
XII IPS 1
- ADISTA RIANSYAH
- ADITYA RINNALDY
- AGASI ARGADO
- ANDI INDIRA ANUGRAH PERDANA
- ANGGA RAHARDIKA
- ANGGITA SEKAR A. F
- AYU LESTARI
- BANI ABIYYAH P
- CLARA IRNIE
- DEVI NOVITASARI
- DEWI SRI REJEKI
- DHAIFAN ZULFAUZI
- DIMAS BAGUS
- DONNY INDRACAHYA
- EDI WIJAYA
- FACHMI NURUL A
- FAJAR AKBAR
- FIRDIAN MUSTAFA
- GHEA GIBTIYAH
- IBNU SHAFAR
- IHSAN MAHENDRI
- ILHAM NURHASAN
- INDIRA R
- JESSICA TAMARA
- KIKI FATMA
- KRISNA Z.R
- MELIANA
- M. ADY PRASETYO
- M. AJIE LAKSONO
- M. SACHRUL ROMADHON
- M. SAHRUL
- NOVRIZAL W
- NURHASANAH
- PANDU WIRA
- PANJI SATRIA
- PUTRI KUSUMAWARDANI
- RIDHO SISWOJO
- RIFANI P
- RYAN DP
- SEPTIAN RIZKY
- SITI NUR RINA
- SITI SARAH
- SULFAN EFFENDI
- SUSI KUN
- TRI WICHARYANTO
- YOUNKY LUSEP
- YUDIT GUSMAEDITIAS
- ZALDY PRADITA
- ACHMAD FAIZ
- ADDE VITA
- AGIL MAHDAVIONO
- AJENG SRI
- ALFI Q
- DEDI FRODI
- ANTON SUPRATOMO
- AYU WIDIASTIN
- BETY DENI
- CHANDIKA KANTI
- DEBBY JULIA
- DEVINA
- DEWI MARDIYANI
- DIANDRA DIMAS
- DINO AGUSTINO
- EKA A. G
- FAISAL FAHMI
- FINITA
- GANGSAR PASKALIS
- HANA APRILIA
- HENDRI WIJAYA
- IMELDA SIAGIAN
- INDRA EKA
- INTAN G
- ISTIQOMAH
- LATIFAH
- LORENZO HOLONG
- LUKMAN PRAYOGA
- MENTARI ANGELINA
- M IQBAL
- MUTHIA KW
- NENENG FAUZIAH
- NOVIANTO ADI D
- PIPI SUFIAH
- PRATIKTO RILO
- PUTRI ANISYAH
- RAFLLY NURZAMAN
- RIFQI AGVILI Y
- RIZKY NURAISYAH
- SHINTA NW
- SRI PURWANTI
- SYAIFUL HIDAYAT
- TALITHA
- TEMASMIKO WINKU
- TIARA VINIESHA
- TRY NOVIANTI
- YULINDA
SUMBER: RADAR BEKASI
Pengumuman UN Kota Bekasi - SMAN 13 Bekasi - XII IPA
Berikut adalah nama-nama siswa yang lulus, diurut berdasar kelas dan abjad nama:
XII IPA 1
XII IPA 3
Sumber: Radar Bekasi
XII IPA 1
- Achmad Haidar Islam
- Adi Cahya Nugraha
- Agung Kurniawan
- Agus R. Tahir
- Alfiah
- Alfiza Winda M
- Amalia Devina
- Anggi Fuji L.
- Anis Handayani
- Aulia Anas
- Byas Rizqi Sugema
- Cecillya Paskayanthi
- Desy R. Ningrat
- Devi Anggraini
- Dimas Wisnu R
- Dita Nurcahyani
- Dwi Priyatno
- Eliyana
- Elsa Kristina
- Fanny
- Febiola Fitrasari
- Fitriana Kurnia
- Galih Wicaksono
- Hesti Arianti
- Irma Rahmaniar
- Kevin Clay
- Khoirul Ikhwan
- Laras Puspa
- Luky Woro Chayaningsih
- Lulu Purnawati
- M. Yusuf Sudarsono
- Monica Sheilla
- Musfira
- Nia Sari Liestyorini
- Nury Bidari
- Putu Ayu Gita G
- Raditya Farhan S
- Reksy Handani
- Rizky AGung K
- Roby Yuliardi
- Sahril Sidik
- Sandi Paku
- Suci Febrina
- Venty Melantika
- Vian Novianti
- Vivi Pradita
- Winda Nurhasanah
- Achmad Adi Nugroho
- Agung Pambuka
- Ahmad Ikhsan
- Alvis Debiana
- Amelia Indah pratiwi
- Aminah Nurhartanti
- Anggriyani
- Chito AMzul
- Cyntya Widiarsih
- Danto Angger Darmawan
- Devitha Saraswatie
- Devy Yohanes
- Doni Pradana
- Dwi Yuliastuti
- Elsarica
- Emille
- Fadel Alamsyah
- Fajar Trio S
- Galih Arya Kusuma
- Gertruda Octya S
- IIs Melany
- Intan Rismar
- Jen Retno
- Jovanka Nabila
- Kiki Okvita D
- Lia Febriani
- Lucky Septiani
- Luthfiany DS
- M. Bondan Ferry P
- M. Hadi Nugroho
- M. Reza Maulana
- Nia Kurnia
- Niken Mahayaning
- Nur Dewi Fadhillah
- Nuri Anggraeny
- Petrus Sugiwara
- Rafif Zuhdi
- Ramadhani A.N
- Roland Marine
- Ryan Haryadi
- Septian Arie S
- Sigit Mardiansyah
- Vina Agustina Gultom
- WIdodo A.N
- Widya Dianingtyas
- Wirya Wiguna
- Yudit Sudiana
XII IPA 3
- Ade Ayu Adiawati
- Ahmad Maulana
- Ajeng Kartika S.
- Albert Agung
- Amanda Wanda
- Anak Agung IS
- Ananda Laras
- Cutra Widyastuti
- Christine Endyana
- Dany Exaudian
- Debora Maria
- Dian Aji
- Dian Wulandari
- Dimas Prianggoro
- Esti Octavianti
- Fandy Okka P
- Febryna M
- Ghazi Tri Gunarso
- Gitantri A
- Hadrian
- Ivan Setiawan
- Jessica Sarah A
- Juliana W
- Kholid Arief
- Lilik Purwanti
- Lily AMalia
- Luthfi Fajar
- Magistra Rizky
- Maudy Aprilia
- Maya Alfitasari
- Meta Valianda
- M. Rifqi
- Nico Abdurrahman
- Nurhayati
- Nurrahmad Akbar
- Octaviani Sarmauli S.
- Rahadyanoto t
- Riana Widitama
- Ristiani Aprilianti
- Santy
- Sherly Virolitha Y
- Sony Rio Baskoro
- Vivi Shelvia
- WIwin Yulia Clarasati
- Yeni Elovina Purba
- Yuliana Sari
- ABDURRAHMAN NAUFAL
- ADILLAH NADHIRIYAH
- AHMAD SATRIO
- ALDY AKBAR
- ALIN RICKY
- ANDHIKA KEMAL
- ANDINI SYAFITRA
- ANITA R
- ARI PURNAMA
- DENADA INKA
- DERY FIRDAUS
- DEWI MARYANI
- DIAN SARTIKA D
- DINI OLIVIA
- DENI VAN BORRES
- DWI FANY YOLANDA
- ERDA HARUM S
- FANNY R
- FARA HARIDA
- FITRA S
- HADI PRASETYO
- JOSEPHUS PAT
- JUNIAR
- KAHINDRA DONNY
- LINA SURYANINGSIH
- LISA DWI WIDI
- LOVEGI DAVID S
- LULUK SETIO
- M TEGUH ADI WIBOWO
- MEYLDA BAKARA
- M IKHWAN HAKIKI
- M FATLIANSYAH
- NADIA HANIFA
- NIVA AULIA
- NURUL AMALINA
- PARTOGI
- RAHMAH MERDEKAWATI
- RANI PUTRI NUR AMALINA
- RINDISYA DW
- RIZKY AKBAR
- SINGGIH DWI P
- SULIESTYARINI WIJAYANTI
- SYIFA KHUSNUL KHOTIMAH
- TETI MARTATI
- WAHYU ARISKA
- YUNI ERDAL
- YUSRON ADI PURNOMO
Sumber: Radar Bekasi
Popular Posts
Blog Archive
About
Translate
Copyright ©
Emille Ilmansyah | Powered by Blogger
Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | Segala isi dan elemen dari blog ini dilindungi oleh undang-undang.

















