“Kenapa kau menyebutku baik? Tidak ada yang baik kecuali Tuhan yang satu.”
“Ayat yang tegas ini mungkin disetujui oleh Paulus, tapi sebenarnya kita telah ditipu oleh Bible zaman sekarang karena kata-kata aslinya diubah menjadi kata “Tuhan” di Konstantinopel pada awal abad ke-6. Ayat yang asli dapat dibaca dalam versi Latin, Siria, dan bahasa Yunani. Dan ayat palsu ini “Dengannya ada 3 yang menjadi saksi...” yang ditemukan dalam I Yohanes dengan menakjubkan ditemukan oleh Sir Isaac Newton. Beberapa ayat dalam Perjanjian baru telah diubah untuk menekankan doktrin dimana Yesus sendiri menentangnya. Penulis pada masa kemudian telah mengubah tulisannya jadi tidak lagi dibaca “siapa” tapi menjadi “Tuhan yang menampakkan diri dalam rupa manusia.” Ini berarti para penulis Bible mengubah teksnya untuk menekankan keilahian Yesus. Sebenarnya dalam manuskrip aslinya tertulis “Siapa yang menampakkan diri dalam rupa manusia?” tanpa pernah menyebut Yesus sebagai Tuhan. Seiring Wettstein melanjutkan investigasinya, dia menemukan ayat lain yang secara tipikal digunakan untuk menegaskan doktrin tentang keilahian Yesus yang pada faktanya mengalami masalah tekstual; ketika masalah ini terselesaikan dalam penelitian kritik-teks, dalam banyak kasus, ayat-ayat yang menunjukkan keilahian Yesus dihapus.”
Yesus berdo’a dan bersyukur, dia berpuasa, dia membawa ajaran Tuhan tapi pada akhirnya dia menderita penghinaan, penyiksaan di tangan penguasa yang lalim, dan semua ini menunjukkan sifat seorang manusia.
1. Wowfakta
2. Alkitab terjemahan baru - Sabda.org
3. Lampu Islam


0 comments:
Posting Komentar